Selasa 29/09/1
2015
Terima kasih ya Tuhan atas segala pelajaran berharga yang engkau berikan padaku kemarin yakni mengenai menghargai semua orang tanpa memandang tampilan/kelas/status sosial/ekonomi/intelektual setiap orang. Saya mendapatkan banyak pelajaran untuk tidak memandang rendah orang lain siapapun dia, karna saya percaya dimatamu semua orang itu sama, yang artinya tidak ada si kaya ataupun si bodoh. Karna saya tau bagaimana rasanya, oleh karna itu saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menghargai dan tidak memandang rendah orang lain.
Terima kasih ya Tuhan engkau pada hari selasa kemarin juga memberikanku orang yang begitu baik, pandai dan bertalenta yakni kak immi fiska tarigan. Tuhan saya percaya disetiap pertemuan, engkau turut campur tangan didalamnya. Engkau tidak hanya sekedar mempertemukan kami tapi juga menyatukan kami lewat kecanggihan teknologi. Kak immi memberikanku banyak pelajaran berharga baik itu tentang kuliah, iman kepercayaan, dan motivasi untuk menjadi anakMu yang lagi - lagi tidak sekedar pandai tapi juga beriman dan rendah hati.
Terima kasih Tuhan pada hari selasa saya sudah mulai mampu mematuhi lampu lalu lintas mulai dari berangkat kuliah sampai dengan pulang malam tadi. Meskipun klakson mobil dan motor yang berusaha membuatku untuk tidak patuh tapi aku percaya jika pada hal kecil seperti lampu lalu lintas saja saya tertib, hal besar pun akan engkau percayakan untuk dipatuhi oleh ku.
Terima kasih Tuhan karna saya mendapatkan nilai tambahan untuk praktik statistika 1, saya percaya untuk seterusnya akan ada nilai - nilai tambahan dalam praktikum mata kuliah apapun, tidak hanya itu saja saya percaya dan berharap dikelas tidak hanya nilai tambahan yang saya peroleh tetapi juga nilai presentasi, kuis, uts, tugas, uas dll yang sangat bagus.
Terima kasih Tuhan atas kucing manis, lucu, imut dan pandai yang bernama NN, yang engkau hadirkan didalam hidupku. Hari ini ketika saya baru saja sampai dirumah, dia sudah menyambut saya dengan suara khasnya. Memeluk dan menggendongnya adalah suatu obat penawar dikala rasa lelah dan lapar sehabis kuliah, hilang karnanya.
Well, I was born on 25 April 1996. The oldest from 3 childrens of my parents. and The Girl who has a million of dreams. The one of them is Goes to JAPAN as soon as possible. My opinion is, i think Japan is the power country in the Asia. Their vision is "THE 1ST IMITATION, AND THEN INNOVATION", that's so spectacular word from the smallest country in the world. And I love it so much. Even though, the one must be Indonesia but the second is Japan hehehe. Hope, someday I was getting a scholarship from Japanese Government and they are make my dreams come true. I wanna make my Parents, especially Dad proud of me.
God, you know me better that my self. so, please give me a one opportunity to make me moved to Japan for study and work at there. Amin :)
Friska Nainggolan
Jadi ceritanya waktu itu gue pengen banget masuk universitas yang
berstandar internasional. Alasan kenapa gue nyari universitas yang berstandar
internasional adalah salah satunya karena di era globalisasi seperti sekarang
persaingan didunia bisni sangat ketat, modal skill dan otak juga terkadang
kurang membuat perusahaan tertarik, so,
menurut hasil riset yang gue temuin kebanyakkan perusahaan tertarik sama
lulusan yang banyak menguasai bahasa contohnya inggris sama mandarin yang
sekarang ini sedang mendunia. Nah, berhubung President University adalah salah
satu kampus yang menyajikan standar internasional dan banyak mahasiswanya dari
berbagai negara serta kewajiban setiap mahasiswa menggunakan bahasa inggris
disetiap daerah kampus membuat gue tertarik, karena gue ga cuma bisa belajar
bahasa inggris doang tapi juga bahasa dan kebudayaan dari negara lain melalui
pergaulan dengan mahasiswa mancanegara tersebeut. Well, gue cobalah tes disana.
awalnya gue cukup minder karena kemungkinan masuk tuh tipis banget soalnya ga
cuma di Cikarang aja tes untuk masuknya tapi juga ada tes di daerah palembang
dan jumlah pesertanya juga banyaknya ga kalah sama yang di Cikarang tes tiap
minggu.
Unexpectly, gue masuk!!! Senengnya bukan main. setelah di PHP-in
selama 2 mingguan akhirnya gue masuk. Tapi jerih payah gue kayanya ga
membuahkan hasil yang baik, soalnya gue ga jadi Mahasiswa disana. Damn, karna beberapa
alasan dan pertimbangan akhirnya beasiswa ga diambil jatohnya malah mubajir.
Padahal Law Major man, Law Major...............................................................
tapi ya sudah lah mungkin belum rezeki. Mungkin Tuhan punya cara
yng lebih indah buat mewujudkan lembaran mimpi dan cita - cita dalam catatan
pribadi gue. amin
but, i am thankful to god for everything and anything that you
made for me :)
Berbahagialah kalian yang selalu diberikan kemudah dalam hidup ini. terkadang banyak diantara kalian yang terkadang tidak pernah sadar akan arti bersyukur. memang awalnya akan sulit, bagaimana caranya bersyukur dikala kesusahan melanda kita namun satu hal yang diminta oleh Tuhan pada umatnya adalah bersyukur dalam segala hal, bukan hanya pada saat kita berbahagia atau suka cita tetapi juga dalam kesusahan dan kesedihan. karna bersyukur dikala bahagia adalah sesuatu hal yang banyak sekali dilakukan oleh setiap orang didunia ini, tetapi jarang sekali ada seseorang yang mengucapkan syukurnya dikala dirinya sedang mengalami kesusahan.
Mengapa kita melakukan itu? karna percayalah ketika kita mengucapkan syukur akan setiap permasalahan atau kesedihan yang melanda kita, ada sebuah rasa keikhlasan akan sesuatu hal. Hati terasa sedikit nyaman dibanding dengan orang - orang yang selalu mengeluh dan menyalahkan Tuhan akan setiap perkara. Hidup ini proses! segala sesuatunya telah diatur sedemikian rupa, tinggal bagaimana kita menjalaninya. dan ketika kita bersyukur maka Tuhan sedang bersama - sama dengan kita dalam mengatasi kesedihan ataupun segala masalah yang melanda kita.
Namun terkadang ketika kita sudah bersyukur, tidak ada apapun yang terjadi justru malah menjadi lebih rumit lagi dan pada akhirnya kita mengeluh bertanya pada Tuhan "Tuhan mengapa? mengapa dikala aku sudah bersyukur akan perkala yang aku sedang alami saat ini justru tidak ada hal apapun yang terjadi dan malah semakin rumit!"
tetapi percayalah saya juga pernah mengalami diposisi saat itu dimana segala sesuatunya salah dimata saya dan bahkan saya bertanya pada diri saya sendiri "mengapa? mengapa? dan mengapa?". Lalu seiring jalannya waktu saya mengerti bahwa Tuhan sedang menunggu waktu yang tepat untuk membantu dan memberikan setiap mujizatnya akan perkara yang saya alami. Ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah tidur apalagi melupakan kita, Dia hanya menunggu waktu yang tepat untuk memperlihatkannya.
Friska Nainggolan.